Tampilkan postingan dengan label My Kitchen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Kitchen. Tampilkan semua postingan

Sambel Tumpang

Minggu, Februari 14, 2010

Kamu tahu sambel tumpang? sudah pernah makan sambel tumpang, belum?

 

Beberapa orang ada yg tdk doyan dengan sambel tumpang karena mungkin disebabkan oleh bahan utama dari masakan ini adalah tempe busuk, jadi tentu saja bau masakannya memang rada asing di hidung orang yang menciumnya. Tapi justru disitulah letak keunikan makanan ini. Disebut sambel tumpang karena biasanya sambel ini ditaruh diatas (ditumpangkan) sambel pecel dan sayurannya. Namun aku lebih suka memakan sambel tumpang ini hanya dengan nasi hangat dan peyek atau kerupuk (dg catatan sambel tumpangnya plus telur rebus).

Karena sekarang aku tinggal di bandung jadi tdk ada yg jual tempe busuk, tdk seperti di kediri yg memang sambel tumpang ini merupakan makanan sehari-hari seperti sambel pecel. Jadi untuk mendapatkan tempe busuk, aku harus membusukkan sendiri tempenya. Karena di bandung udaranya dingin, jadi butuh waktu yg lumayan lama untuk mendapatkan tempe busuk secara sempurna (butuh waktu skitar 7 hari buat tempe yg bagus itu dibungkus daun pisang dan disimpan spy busuk). 

Bahan-bahan yg dibutuhkan untuk membuat sambel tumpang adalah: 
- tempe yg baru (masih bagus).
- tempe busuk (ato yg telah dibusukkan)
- 5 siung bawang putih
- 4 siung bawang merah
- cabe merah dan cabe rawit sesuai selera
- sedikit kencur, laos dan jeruk purut 3 lembar/ sesuai kebutuhan
- gula+garam sedikit dan santan (bisa pake santan instan)

Kalo cara memasakku, sesuai ajaran mama adalah:
Semua bahan-bahan diatas direbus bersama (kecuali jeruk purut), setelah air surut/tempe sudah lembek/rusak akibat direbus maka dikeluarkan semua bahan2 tadi (kecuali laos dan kencur, air sisa rebusan jangan dibuang krn nanti dimasukkan ke situ lg) lantas diuleg hingga halus trus dimasukkan lg ke air rebusan awal dan masukkan jeruk purut beserta santan, ditambah gula dan garam....masak hingga matang. Nah, sambel tumpang ini bisa diguyurkan diatas sayur seperti sambel pecel, trus tambahkan tahu, tempe, peyek, kerupuk, telor, empal goreng, atau apapunlah sesuai selera anda.

Serba saos tiram dan bawang bombay.

Sabtu, Februari 13, 2010

holaaaa...mau berbagi resep nih, tapi resep ini bukan buat yg udah jago masak ya! hehehe
Baru setelah menikah benar-benar bereksperimen gara2 prinsip mama, kata mama "oseng2 itu kunci utamanya adalah saos tiram dan bawang bombay". Bermacam-macam oseng sayur apa aja kalo menggunakan saos tiram dan bawang bombay saat memasaknya itu kebanyakan bakal enak deh :)
Contohnya adalah sebagai berikut:

1. Oseng kangkung

Bahan&cara memasak:
Bawang bombay sebesar bola golf, bawang putih 2 siung, cabe merah dan cabe rawit (semua dioseng hingga layu dan harum) lalu masukkan kangkung yg telah dipotong-potong, tambahkan saos tiram 2 sendok makan, garam, dan kecap manis sedikit...diaduk-aduk terus ditutup hingga matang.

2.Oseng Buncis dan Baby Corn

Bahan&cara memasak: sama dg oseng kangkung (tp tanpa kecap manis)

3. Oseng Brokoli dan Baso
 

Bahan&cara memasak: sama dg oseng kangkung (tp tanpa cabe, karena menurutku klo oseng brokoli ini tdk enak jk pedas)

Decorating pancake

Rabu, Juni 03, 2009

This delicious pancake made by my niece...me decorating it ;-) => as topping: strawberry+vanilla ice cream, strawberry, and chocolate condensed milk.

*first time posting from my cellphone...yippie...I made it!! tekor tekor deh :(*

Namanya adalah Satru Asem

Sabtu, Oktober 25, 2008

satru_asem
Cute n Beautiful, Isn't it?

Gambar disamping bukanlah bunga dan daun beneran, apalagi bunga dan daun kertas. Gambar disamping adalah bunga dan daun yg bisa dimakan...namely Satru Asem. Udah pernah nyobain belum? rasanya gabungan antara permen dan koyah.



Bahannya sangat mudah didapatkan; terdiri dari gula halus, pewarna makanan, dan asemnya didapat dari perasan jeruk nipis (bukan dr asam buatan...jd, alami bukan?). Cara mempuatnya pun mudah sekali...tinggal campur aja bahan2 tersebut terus dicetak dan dijemur d bwh sinar matahari selama kurang lebih 30 mnt...jgn terlalu lama menjemurnya, karena bisa membuat warna memudar.








Kalo kmu malas membuatnya sendiri, bisa memesan ke aku lho..hehehe.
Tak perlu keluar duit banyak...kmu bisa menikmati 1 toples mini satru asem di bawah ini hanya dg Rp 10.000 rupiah saja...belum termasuk ongkos kirim tentunya ;D Karena tanpa pengawet maka satru asem ini sensitif, jadi permen ini tdk bisa bertahan lama jika kena hawa panas. Jadi simpan di tempat yg kering dan tidak perlu dijauhkan dari jangkauan orang yg berkolesterol hihihi...


Nastar...Oh...Nastar.... (Nastar Keju Ala Poppy)

Kamis, Oktober 16, 2008

nastar

Siapa yg hobi makan nastar? pasti yg angkat tangan duluan adalah si pepen dan si ndut deh :P




Dua orang itu pasti rebutan pake sikut-sikutan sgala (hehe lebay) jika liat nastar. Kesukaannya akan kue nastar ini teramat sangat. Ponakanku yg satu ini jika lebaran hobinya adalah mengoleksi kue nastar. Jika lebaran pasti banyak kutemukan tumpukan toples-toples kue nastar. Knapa hingga bertoples toples? karena emang doi penggemar nastar sejati, klo makan nastar udah kaya makan kacang gitu deh. Skalinya nongkrong didepan tv bisa menghabiskan setoples, kebayang ga berapa toples persediaan hingga 2 minggu? hihihi.


Jika mama mau ngirim sesuatu dari desa, dan aku nanya ke ponakanku ini "mau nitip apa, dek?" pasti jawabannya tak lain dan tak bukan adalah nastar! Sehobi sama ponakanku ini, my hubby juga penggemar nastar..yup..nastar yg bulet-bulet itu...makanya doi jadi bulet (Gotcha!).
"Tapi anehnya, kok si pepen kaga bulet2 meski suka nastar ya...huh iri aku :(
"

Kmaren pas pulang lebaran, pesanan oleh2 utama my hubby and my niece adalah nastar. Maka setelah membantu mama bikin kue-kue lebaran untuk dijual, target kerjaan selanjutnya adalah bikin nastar spesial ala poppy. Awal-awalnya ya...buletan masih rajin dan kecil-kecil...lama kelamaan seiring dengan cape...entah kenapa buletannya jadi membesar...setelah tahap bosan mbuletin maka iseng2 nastar kubuat kotak-kotak (guede-gede pula) yang akhirnya diomelin sama mama hehehe...Trus kami berinovasi (halah) untuk membuat nastar yg beda...biasanya selai nanas terletak didalam adonan, kali ini (setelah melalui proses pemikiran yg alot...tsah..) selai nanas kami letakkan diatas adonan kuenya, hasilnya: "Not bad" kan? hihihi PD. Ayo2 sapa mau beli? Ups...nyobain maksudnya ;)

Foto dibawah ini adalah proses sbelum dipanggang (sngaja diliatin yg ancurnya :P) klo foto nastar yg udah jadi plus packaging-nya adalah yg diatas.

nastarnastar













Nastar yg kubuat diatas adalah...."Nastar Keju ala Poppy"


Bahan :
  • 250 gr Tepung terigu
  • 200 gr Mentega
  • 1 sendok makan Susu bubuk
  • 60 gr Gula halus
  • 3 btr Kuning telur
  • 1/4 sdt Garam halus
  • 80 gr keju cheddar parut
  • vanili secukupnya

Selai Nanas :

  • 400 gr Nanas matang
  • 200 gr Gula pasir
  • 5 cm Kayu manis (1/4 sdt bubuk kayu manis)
  • 1/4 sdt Garam halus

Olesan, aduk rata :

  • 3 btr Kuning telur (bila kurang warna kuningnya bisa ditambah pewarna makanan)

Cara Membuat Selai (Klo ini nyokap yg bikin, klo suruh milih mending beli selai instan aja hehe):

  • Kupas nanas lalu diparut, tambahkan gula pasir dan garam, aduk rata.
  • Masukkan kayu manis kedalamnya.
  • Masak sambil diaduk - aduk, hingga matang (sampai airnya mengering).
  • Angkat dan dinginkan.

Cara Membuat :

  • Campur tepung terigu, mentega, kuning telur, gula halus dan susu bubuk lalu aduk rata.
  • Tambahkan garam, vanili, dan keju parut ke dalam campuran tepung.
  • Kocok dengan mixer kecepatan rendah (gunakan satu gigi) hingga terbentuk adonan yang berbutir-butir.
  • Ambil sejumput adonan, bentuk menjadi bulatan dan pipihkan.
  • Isi tengahnya dengan 1/2 sdt selai nanas dan bulatkan kembali.
  • Letakkan kue yang telah dibentuk diatas loyang yang telah diolesi mentega.
  • Olesi permukaannya dengan bahan olesan.
  • Panggang kue dalam oven hingga kue matang dan berwarna kuning kecokelatan.

Donat Kentang ala Poppy

Minggu, Juli 06, 2008

Minggu kmaren iseng2 bikin donat...sudah 3 tahun sejak percobaan pertama saya bikin donat kentang, ini yg kedua kalinya. Bukannya tambah keren donatnya tp kok malah ga jelas hiks..hiks. Tenang..tenang...tdk segitunya kok. Bukan gagal total sih...cuma gagal aja (baca: tidak mengembang dengan indahnya sehingga cuma renyah aja, bukan renyah diluar dan lembut didalam) ;p

Untuk rasa lumayanlah...ya sayangnya cuma ga ngembang dg sempurna itu aja, kalau bisa mengembang sempurna seperti dulu ya donatnya bisa kinyis-kinyis (duh..bahasanya ;p). Donat kentang ini bikinnya beda sama donat yg bukan kentang, selain bahan dasarnya adalah kentang, juga bikinnya dilarang terlalu banyak digebok (duh apa ya bahasa yg benernya?), yah pokoknya dibanting-banting (anda yg sudah pernah bikin ataupun melihat doang cara bikin donat pasti ngerti maksud saya :D). kenapa donat kentang ini ga boleh terlalu banyak dibanting? karena bisa2 nanti doi bantat atau bisa juga tidak mengembang sempurna seperti donat saya berikut (hayyah..bangga lagi):













Resep dan cara bikinnya begini:

a. 3 kuning telur
b. 2 sendok makan penuh mentega
c. 5 sendok makan gula halus/gula pasir klo ga ada
d. 1/2 sendok makan vernipan (jangan kebanyakan vernipan, nanti pahit rasanya)
e. garam+vanili dikit aja (dikira2 aja)
f. 1,5 gelas susu putih hangat
g. 1/4 kg kentang yg sudah direbus dan dihaluskan dg cara diulek

1. a,b,c,d,e dimixer hingga semua tercampur rata, halus, dan mengembang.

2. Matikan mixer dan kasih tepung terigu secukupnya (ini nih jeleknya nyokap yg sering ngasi resep berdasarkan feelingnya :( tapi katanya sih sekitar setengah kiloan lah) terus diaduk pake soled dan digebok/dibanting2 5/6 kali aja ya...jangan terlalu semangat mpe berkali-kali atau parahnya terlempar dari baskom/wadahnya dan yg lebih parahnya hingga membuat wadahnya pecah hehehe ;p

3. Begitu adonan sudah selesai dibuat, ambil sedikit terus dibuletin (kaya bikin bakpao gitu) supaya tidak lengket olesi telapak tangan dengan tepung terigu terlebih dahulu, setelah dibult bulet (tanpa dibolong ya!) diamkan selama kurang lebih stengah jam supaya adonan mengembang.

4. Kalau adonan sudah mengembang dan masih lemes berarti tidak bantat. Sewaktu mau menggoreng, lubangi adonan donat yg bulet2 tadi dan masukkan ke dalam minyak panas (inget apinya kecil saja supaya donat matang didalam namun tidak gosong luarnya)

5. Jangan hanya dimasukkan begitu saja saat menggoreng, hanya dengan menggunakan sumpit putar2 donat supaya lubang ditengah tidak menutup (donat tu berlubang kan? ;p) duh gimana ya jelasinnya? ini ada gambarnya deh klo bingung dengan yg diatas:







Klo masih bingung juga...coba deh bikin, jangan takut gagal! kata mama "practice makes perfect" (halah). Jadi klo kali ini tidak mengembang sempurna dan tidak sekinyis-kinyis bikinan nyokap, next time will be better...uw yeah! (tp next time-nya kapan ya? kapan...kapan...)

Cupcake yg lagi booming

Kamis, Juni 12, 2008

Waah...kuenya imut-imut ya? lucu dan manis! Cupcake, kue yang satu ini sedang naik daun. Disajikan dalam paper cup dengan aneka motif dan warna, dan hiasan yang ditaruh diatas kue, membuatnya tampil sangat menggoda. Mungkin klo rasa kuenya mirip2 aja yaa...namanya juga kue ;p yg membuatnya beda adalah hiasan diatasnya itu tuh yg dibikin macem-macem yg merupakan kreatifitas sang juru masak, ini yg membuat cupcake menjadi spesial. Bahkan bisa juga disebut the art of cake kali yaa..

Pas blogwalking nemu blog tentang cupcakes yang menulis all about cupcakes. Trus ada juga blognya mama kintan (chef dari Maki cakes) yang oke banget, hebat euy bisnis ibu yg satu ini..pengen deh (hayah..mulai ngarang!). Blognya oke lho, hasil karyanya selalu diabadikan tidak hanya dengan foto tapi juga dengan tulisan dalam blognya. Dari blog itu saya tau kalo ternyata souvenir pernikahan tidak hanya melulu berupa barang, cupcakes dalam kemasan yg manis pun bisa dibawa pulang sebagai souvenir. Oya, kalau kamu ingin mencoba membuat cupcake sendiri dirumah, coba buka blog yang ini ...dari situ kamu bisa mendapatkan resepnya, selamat mencoba..jangan lupa bagi-bagi ke saya klo udah mateng ya ;)

Chicken-tofu steak ala Poppy :)

Selasa, Mei 20, 2008

Siang-siang kelaperan tapi lg bosen makan nasi dan tak berminat bikin mie. Pengen roti tapi ga ada :( Tiba-tiba kepikiran bikin setik-setikan he3 maksudku steak. Knapa kubilang setik-setikan? karena klo dibilang steak bahannya ga lengkap, bikinnya pun digoreng (bukan dipanggang) dan steak-ku ini hanya "mirip" steak beneran ;p Atau nyrempet-nyerempetnya disebut Chicken-tofu steak kali yaa ha3 ngaco!

Bahannya sederhana dan cara bikinnya gampang banget. Dibutuhkan waktu tidak lebih dari 1 jam untuk bikin makanan ini. Ini saya bagi resepnya Chicken-tofu steak ala Poppy :)

chicken_tofu_steakBahan:

2 potong ayam
2 potong tahu
1 butir telur
4 buah kentang
2 wortel
5 buncis
1 jagung manis
2 sendok mentega
Garam dan merica secukupnya
2 siung bawang putih
1 siung bawang merah






Cara membuat:

1. Untuk chicken-tofu steak:
Rebus ayamnya hingga empuk/matang terus dicacah lembut/kecil2 lalu campurkan kedalam tahu yang sudah diremes2 lembut. Merica dan garam secukupnya serta bawang merah dan putih diuleg hingga lembut lalu dicampurkan ke dalam adonan ayam dan tahu yg dilumatkan tadi. Supaya saat digoreng tidak lari kmana-mana, campurkan 1 butir telur kedalam adonan. Trus digoreng kedalam minyak yg panas (ingat! api sedang/kecil aja ya..supaya luarnya tidak gosong tapi dalemnya matang)

2. Untuk Kentang:
Cukup kupas kentang, dipotong panjang2, trus digoreng deh (yg ini kamu pasti bisa, gampang banget soalnya)

3. Untuk Sayurannya (ceritanya sih salad) :
kupas wortel dan buncis lalu dipotong2 kurang lebih 1cm lah..lalu serut (bener ga sih istilahnya?) jagung manisnya. Semuanya direbus bareng hingga matang. Tiap orang beda2 ya..ada yg suka sayurnya masih "kiak-kiak alias tidak terlalu empuk" tapi klo saya suka yg empuk, bukan karena saya ompong lho..tapi enak yg empuk aja! Setelah direbus, buang airnya lalu campurkan mentega kedalam sayuran dan diaduk-aduk...ini supaya sayurannya gurih dan makin enak aja (karena ada rasa manis dan asin dari mentega).

N.b:
Resep diatas hanya untuk 2 porsi aja lho....gimana..tertarik utk mencoba?
Ternyata klo kepepet...ide2 kreatif suka muncul yaa..hehehe
*Bangga mode: ON

Mematangkan terasi dengan praktis

Minggu, Mei 11, 2008

Suka terasi tidak? ada beberapa orang yang tidak suka terasi karena baunya. Klo saya sih suka2 aja apalagi klo dibuat sambal terasi (baik yg mentah maupun sambal bajak) dan nasi goreng terasi...mmmh..sedap! Terasi adalah hasil olahan udang kecil yang difermentasikan selama 2-3 hari, kemudian dihaluskan bersama garam lalu dikeringkan (bener ga sih? ada yang mau nambahin?). Setahu saya, di pasaran terasi dijual mentah dan matang. Yang mentah dijual dalam kemasan plastik atau dibungkus daun pisang kering, yang matang dijual botolan.

Kata mama, terasi sebaiknya dimatangkan terlebih dahulu agar aroma masakan lebih harum dan masakan tidak terasa 'mentah'. Cara mematangkan terasi yang praktis adalah digoreng dengan sedikit minyak, disangrai, atau dipanggang. Bungkus terlebih dulu terasi dengan selembar daun pisang jika dipanggang agar terasi tidak gosong. Terasi yang dimatangkan dengan cara dikukus membuat tidak kering (lembab), aromanya kurang harum, dan mudah berjamur.

Biasanya mamaku mematangkan terasi dalam jumlah banyak, ditaruh dalam wadah kedap udara, dan disimpan dalam lemari (atau lemari pendingin jika suka) agar aroma dan mutu terasi matang tetap terjaga. Jika kita memasak dan membutuhkan terasi dalam campurannya tinggal pake aja deh terasi yg ada di toples, praktis kan? Yak...sekian tips dari saya ibu-ibu...selamat mempraktekkan :D

Sayur Jantung pisang

Kamis, April 17, 2008

Pernah makan jantung pisang (dalam bhs jawanya: ontong) tidak? Rasanya enak lho (sdikit manis dan gurih plus kenyal). Kmaren pas mudik ke kediri si nyokap masak jantung pisang. Maklumlah wong ndeso, jadi masakannya khas (pedesaan maksudnya :D) Awalnya jantung pisang direbus untuk sayuran dalam nasi pecel tapi karena nyisa banyak akhirnya sama nyokap dibikin sayur deh, nih fotonya:

sayur_jantung_pisang
Klo ada yg mo nyoba bikin sayur jantung pisang ala nyokapku, ini resepnya:
1. Jantung pisang yg sudah dicuci bersih dirajang (diiris) trus direbus hingga empuk.
2. Tumis: bawang merah, bawang putih, cabe merah+rawit hingga harum trus masukkan daun salam 3 lembar, irisan tomat, dan garam. Aduk2 hingga merata.
3. Masukkan jantung pisang yg udah sirebus tadi beserta santan (santannya dikira2 aja deh -lupa takaran soalnya :D)
4. Tunggu hingga mendidih dan sambil sesekali diaduk biar merata bumbunya.

Nah, gampang kan? kaya bikin sayur lodeh aja kali ya...

Oya, kata mama jantung pisang juga bisa dibikin abon lho. Sayang sekali beliau belum sempet mengajarkan kepada saya. Someday maybe...
Tapi untuk yg penasaran pengen bikin abon jantung pisang, kamu bisa baca disini. Selamat mencoba :)

 
© 2008 - KeTeBeLeCe designed by TNB